Jumat, 18 Desember 2015

Mobile Learning



A.   Metode pembelajaran menggunakan Mobile Learning
       M-learning merupakan penyampaian bahan pembelajaran elektronik pada alat komputasi mobile agar dapat diakses dari mana saja dan kapan saja. Pada umumnya, perangkat mobile yang dimaksud berupa handphone dan PDA . Merupakan paradigma pembelajaranmemanfaatkan teknologi dan perangkat handphone yang diperkirakan akanmengalami perkembangan pesat dan potensial seiring dengan perkembangan teknologi handphone itu sendiri.
       Mobile learning adalah Perkembangan aplikasi mobile di era belakangan ini, maju begitu pesat. Dari tahun ke tahun, penggunaan gadget semakin meningkat dan semakin banyak fitur atau konten yang ditawarkan. Aplikasi Mobile adalah aplikasi yang dikembangkan dan dijalankan dalam lingkungan device mobile seperti Personal Digital Assistant (PDA), Smartphone dan Handphone (HP). Selain itu konten yang ada kebanyakan masih bersifat hiburan. Belum banyak dimanfaatkan aplikasi software untuk media belajar.
       Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, banyak aplikasi teknologi yang telah dikembangkan. Perkembangan teknologi juga melahirkan sebuah konsep pembelajaran baru yaitu mobile learning atau mLearning.  mLearning adalah pembelajaran yang  menggunakan telepon bimbit atau PDA sebagai sarana untuk melakukan pembelajaran. Dengan adanya mLearning, seseorang boleh melakukan pembelajaran pada waktu dan tempat yang lebih fleksibel.   
       MLearning adalah pembelajaran yang unik karena pembelajar dapat mengakses materi pembelajaran, arahan dan aplikasi yang berkaitan dengan pembelajaran, kapan-pun dan dimana-pun. Hal ini akan meningkatkan perhatian pada materi pembelajaran, membuat pembelajaran menjadi persuasif dan dapat mendorong motivasi pembelajar kepada pembelajaran sepanjang hayat (lifelong) learning). Selain itu, dibandingkan pembelajaran konvensional, mLearning memungkinkan adanya lebih banyak kesempatan untuk kolaborasi dan berinteraksi secara informal diantara pembelajar.
B.   Device yang digunakan
Perangkat (Device) pendukung mobile learning merupakan prasyarat dasar bagi berlangsungnya proses pembelajaran dengan menggunakan mobile learning. Beberapa peralatan yang digunakan yaitu :
1.     Telepon Seluler (Ponsel)
Telepon seluler (ponsel) sudah bukan asing lagi bagi sebagian besar masyarakat. Ponsel memiliki kemampuan standar untuk komunikasi suara dan short message service (SMS). Ponsel dengan kemampuan lebih dapat digunakan untuk komunikasi internet melalui Wireless Application Protocol (WAP) atau bahkan dapat digunakan untuk melakukan video conference.
2.      2. Personal Digital Assistant (PDA)
PDA merupakan alat bantu organisasi yang berukuran kecil tetapi memiliki kemampuan lebih tinggi dari pada ponsel. PDA juga dikenal dengan nama lain, seperti: handheld computer, palmtop computer, pocket computer. PDA memiliki kemampuan-kemampuan sebagai berikut: dapat digunakan untuk mendeteksi lokasi dengan menggunakan Global Posisioning System (GPS), melakukan kalkulasi data akses internet, mengirim dan menerima e-mail, merekam video.               
      3. Smart Phone
Smart Phone merupakan kombinasi antara kemampuan yang dimiliki oleh ponsel dengan kemampuan yang dimiliki oleh PDA atau dengan kata lain smart phone adalah PDA yang dapat berfungsi sebagaimana halnya sebuah ponsel untuk komunikasi suara dan data.






Sumber :


Digital Music



A.  Proses Produksi Digital Music
Lagu-lagu dapat  dibuat dengan mempergunakan host Cubase.5 (produksi Steinberg) dengan beberapa VSTi tambahan yang berupa BFD_2 dan EZ Drummer (untuk drum), Trilogy (untuk bass), Real Guitar (untuk akustik gitar), Virtual Guitarist (untuk elektrik gitar), Hypersonic (untuk tambahan aksen-aksen), Sample Tank (untuk Piano dan Shyntesizer) dan Edirol Orchestra (untuk aksen orkestra pada beberapa lagu). Untuk recording vocal, beliau mempergunakan Samson C-03 (Condensor Microphone), seluruh proses dikerjakan dengan bantuan Sound-Card M-Audio (Fast-Track). Selanjutnya untuk tahap mastering beliau mengandalkan bantuan Wave-Lab (produksi Steinberg). Dalam proses pre-mastering beliau banyak terbantukan oleh plugin-plugin AMT (Analog Mastering Tools), PSP Vintage Warmer dan EMI TG. Ketiga plugin tersebut sangat membantu beliau, terutama untuk mengangkat volume-volume vokal maupun instrument yang agak tenggelam serta untuk menampilkan karakter tube atau analog. Jika menggunakan software IDM, maka anda dapat mendowloadnya secara langsung.
B.  Cara Distribusi Digital Music
Sebuah perdebatan besar tentang masalah hak cipta di era digital dan pelaksanaan industri rekaman. File sharing ilegal masih terjadi dalam skala besar. Ini berdampingan sekarang, meskipun dengan distribusi hukum hak cipta file elektronik. Industri rekaman menyadari bahwa yang dibutuhkan untuk menawarkan alternatif hukum untuk men-download musik jika itu akan tetap menjadi kekuatan yang dominan. Untuk generasi baru pendengar musik, yang sering mendengarkan melalui perangkat portable dan komputer, file digital sangat fleksibel karena dapat ditransfer antara perangkat dengan mudah dan tidak mengkonsumsi ruang penyimpanan fisik. Pada Januari 2007, file digital account untuk diperkirakan 10 persen dari pasar musik internasional. Sebagai download digital kini semakin berdampak pada tangga musik di seluruh dunia, single individual, yang bertentangan dengan lama bermain 'album', reassumes penting sebagai download yang dijual secara lagu.
Namun demikian, masih ada beberapa ketidakpuasan dengan download hukum dibayar, sering didistribusikan melalui format seperti Advanced Audio Coding (AAC) atau Windows Media Audio (WMA) bukan mp3, untuk Digital Rights Management (DRM) pembatasan embed ke dalam file. Konsumen telah menyatakan ketidakpuasan dengan DRM, yang membatasi jumlah kali pengguna dapat menyalin file dan sering jenis hardware file dapat ditransfer, ada juga ketidakpuasan dengan harga file virtual (Anon 2005). Ketika orang men-download gratis, lagu ilegal, mereka tidak terlalu khawatir tentang hilangnya kualitas suara terkandung oleh kompresi digital, tapi ini tidak terjadi ketika datang untuk benar-benar membayar untuk mereka. Selain itu, konsumen juga mengeluh bahwa ketika mereka membeli CD, mereka bebas untuk merobek isi dan mentransfer file dengan cara apapun yang mereka harap, yang sebenarnya berarti bahwa file digital online kurang fleksibel daripada rekan-rekan fisik mereka . Kurangnya fleksibilitas yang melekat dalam DRM telah menyebabkan banyak dalam industri untuk membantah hal itu , dan ada tanda-tanda sekarang banyak perusahaan rekaman bersedia untuk membuangnya. EMI mengumumkan pada bulan April 2007 bahwa itu akan menawarkan file digital ditingkatkan tanpa perlindungan DRM bersama file normal yang dilindungi DRM melalui iTunes, meskipun pada biaya 20p lebih per file (EMI 2007). Saat ini, penjualan ini trek di kedua versi DRM dilindungi dan tidak dilindungi dengan harga yang berbeda tampaknya akan menjadi diadopsi secara luas.


Sumber:

Video Game



A.  Pengertian Video Game
Game merupakan yang dilakukan untuk tujuan hiburan dan refreshing. Pada awalnya game tersedia dalam bentuk 2 dimensi. Namun seiring perkembangan zaman, game 3 dimensi pun muncul, game menjadi salah satu hal yang cukup diminati dan terus berkembang tiap tahunnya. Perkembangan teknologi dan gadget juga turut  mempengaruhi perkembangan dunia game yang makin canggih dan maju. Ada beberapa aspek dan faktor untuk menentukan kualitas suatu game, mulai dari aspek grafis, visual, kontrol, dll.
B.  Platform yang dipakai Video Game
Platform mengacu pada kombinasi spesifik dari elektronik atau komputer hardware yang bersama dengan tingkat perangkat lunak yang rendah, memungkinkan video game untuk beroperasi. Sistem ini juga sering digunakan. Selain itu, platform baru video game juga dikenal sebagai berikutnya "gen" konsol. Dalam penggunaan umum sebuah game PC mengacu pada bentuk media yang melibatkan pemain berinteraksi dengan komputer pribadi terhubung ke resolusi tinggi monitor video. Sebuah konsol permainan dimainkan pada perangkat elektronik khusus yang menghubungkan ke umum pesawat televisi atau monitor video komposit. Sebuah genggam perangkat game adalah perangkat elektronik yang lengkap yang portabel dan dapat diselenggarakan di tangan seorang pengguna game Arcade biasanya merujuk kepada permainan yang dimainkan pada jenis bahkan lebih khusus perangkat elektronik yang biasanya dirancang untuk bermain hanya satu pertandingan dan terbungkus khusus kabinet.
C.  Dalam Video Game bahasa pemograman yang dipakai
Kini banyak sekali orang yang ingin mempelajari pemrograman komputer. Dengan berbagai pilihan bahasa pemrograman, banyak sekali orang yang semakin antusias untuk memulai membuat perangkat lunak menggunakan bahasa pemrograman pilihannya. Tapi terkadang ada langkah yang sulit dijangkau karena kendala teknis seperti tutorial yang cukup rumit untuk dipahami, atau punya gaya belajar lain seperti menonton video tutorial atau kursus. Karena pemrograman komputer ini memang butuh usaha besar dan kemauan tinggi, maka seringkali mood seseorang dapat jatuh dengan cepat karena frustasi dengan error yang didapat disana – sini.Selain gaya belajar lain seperti menonton video, kini ada banyak game yang dibungkus sedemikian rupa agar membimbing Anda untuk belajar pemrogramam komputer. Bahasa yang dipakai bahasa pemograman dalam pembuatan video game diantaranya :
a.       C++, walau sudah ada cukup lama, C++ masih banyak sekali digunakan untuk membuat game desktop, mulai dari game indie seperti Crayon Physics Deluxe, bahkan game besar seperti Crysis 2.
b.      C#, dapat digunakan pada pembuatan desktop games menggunakan XNA, DirectX, atau Unity3D. Dapat juga digunakan untuk membuat web games menggunakan Silverlight atau Unity3D. Contoh web game yang dibuat menggunakan C# dan Unity3D adalah LiloCity dari Agate Studio.
c.       Java, dapat digunakan untuk membuat desktop games, web games (dengan format Java Applet), bahkan bisa untuk mobile games. Contoh game desktop yang dibuat menggunakan Java contohnya Spiral Knights.
d.      Actionscript 3, umum digunakan dalam pembuatan web games dalam format Flash Games, contohnya game flash di Facebook seperti Shopping Paradise buatan Agate Studio atau game flash di game portal, seperti Earl Grey and that Rupert Guy yang juga buatan Agate Studio.
e.       PHP, HTML, Javascript; bahasa-bahasa pemrograman ini biasa digunakan untuk membuat web games, misalnya yang ada di Facebook seperti Football Saga.
f.       Objective-C, bahasa ini spesifik digunakan untuk membuat game di komputer buatan Apple yang menggunakan Mac OS.



Sumber :






Jumat, 20 November 2015

Digital Cinema

A.    Pengertian Digital Cinema, dan Contohnya
Digital Cinema adalah sebuah film atau file video yang menggunakan format digital. File yang berformat digital ini mempunyai kualaitas gambar yang lebih baik dari file video dengan format non digital. Selain itu,file dengan format digital ini juga bisa didistribusian dengan media penyimpanan digital yang sangat beragam saat ini. Misalnya saja DVD, Hard disk, Flash Disk, Blue-ray dan sebagainya. Sinema digital merujuk pada penggunaaan teknologi digital untuk mendistribusikan dan menayangkan gambar bergerak. Sebuah film dapat didistribusikan lewat perangkat keras, piringan optik atau satelit serta ditayangkan menggunakan proyektor digital alih-alih proyektor film konvensioanal. Contohnya, dari satu bioskop di Jakarta, film dapat dioperasikan atau diputar ke bioskop-bioskop di daerah melalui satelit.
Contoh Digital Cinema :
Dolby ® Digital Cinema adalah solusi lengkap dan handal, dan fleksibel yang menggabungkan kemudahan pengoperasian dengan pengalaman pelanggan yang tak tertandingi. Penawaran yang luar biasa dengan gambar dan kualitas suara. Integrasi mudah dengan otomatisasi yang ada pada sistem suara. Memastikan fleksibilitas untuk memenuhi perubahan kebutuhan Anda dan melindungi investasi Anda selama bertahun-tahun yang akan datang, Secara efisien memenuhi kebutuhan anda dengan mengelola dan menyajikan fitur. Memenuhi kunci Digital Cinema Initiatives (DCI) DDolby Digital Cinema adalah sebuah solusi yang komprehensif, kuat, dan dapat diandalkan dalam bidang digital. Pada intinya Dolby ® Screen Server (DSS200). Salah satu platform menyediakan semua yang anda perlukan. Dolby Teater Management System (TMS) software mudah digunakan sehingga dapat menyelesaikan pengendalian operasional Anda, dan memungkinkan Anda melakukan penjadwalan baik secara lokal maupun remote. Dolby Digital Cinema dengan mudah dan otomatisasi dalam system suara, memberikan kualitas gambar dan suara yang luar biasa menakjubkan. Dolby Digital Cinema memenuhi spesifikasi kunci DCI yang memberikan kehandalan yang luar biasa, dan tingkat keamanan tertinggi dalam bisnis. Sistem server digital ini adalah yang pertama untuk mencapai Federal Information Processing Standards (FIPS) sertifikasi Tingkat 3, memastikan tingkat tertinggi dalam perlindungan anti pembajakan sebagaimana ditentukan oleh DCI.
B.   Cara ngeDistribusi Digital Cinema
Digital cinema  merujuk pada penggunaan teknologi digital untuk mendistribusikan dan menayangkan gambar bergerak. Sebuah film dapat didistribusikan lewat perangkat keras, piringan optik atau satelit serta ditayangkan menggunakan proyektor digital alih-alih proyektor film konvensional. Digital Cinema berbeda dari HDTV atau televisi high definition. Digital Cinema tidak bergantung pada penggunaan televisi atau standar HDTV, aspek rasio atau peringkat bingkai. Proyektor digital yang memiliki resolusi 2K mulai disebarkan pada tahun 2005, dan sejak tahun 2006 jangkauannya telah diakselerasi.  Digital Cinema hanya berbeda dengan sinema konvensional dalam hal visualisasi dan suara. Visualisasi Digital Cinema sudah sangat jernih seperti anda melihat gambar bergerak di televisi, sementara sinema konvensional yang menggunakan media pita seluloid, memiliki struktur visualisasi berupa titik-titik. Untuk kualitas suara, Digital Cinema menggunakan sistem suara surround (biasanya Dolby Surround) dan kualitas suara sudah ditingkatkan. Sementara sinema konvensional, sudah menggunakan sistem suara surround, tetapi kualitas suara yang dihasilkan jauh berbeda dengan Digital Cinema. 
C.   Pengertian TV Streaming
TV streaming merupakan suatu layanan acara televisi yang ditayangkan melalui halaman web. Pada halaman web tersebut yang diakses dapat melihat acara TV secara langsung dengan menggunakan media internet, baik dengan laptop yang terakses internet maupun menggunakan iPad. Istilah umum yang mencangkup pengiriman acara televisi dan konten video lainnya melalui internet dengan teknologi video streaming. Cara yang digunakan untuk menyiarkan radio internet adalah melalui teknologi streaming, yaitu teknologi yang dapat menerima serta mengirim informasi dari satu pihak ke pihak lain menggunakan alat yang dapat menerima aliran media streaming tersebut juga.
D.   Cara Pembuatan TV Streaming
Mengikuti perkembangan peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar, dan bisa diakses oleh publik secara bebas, dengan berbagai macam bentuk pendistribusiannya. Untuk dapat mengaksesnya, kita hanya perlu menguhubungkan ke komputer pribadi kita dengan koneksi Internet broadband berlangganan. Televisi Internet sering juga disebut dengan sebutan Television on the Desktop (TOD), TV over IP (Television over Internet Protocol) atau Televisi Protokol Internet, Vlog, dan juga Vodcast. Televisi Internet berbeda dengan televisi konvensional biasa. Kedua-duanya memang menayangkan banyak acara yang serupa, tapi televisi Internet lebih beragam dibandingkan stasiun televisi lokal yang biasa kita tonton di rumah ataupun Televisi kabel berlangganan. Televisi Internet ini bisa disiarkan secara pribadi oleh para pengguna Internet atau bisa juga oleh sekelompok orang atau perusahaan televisi besar yang juga punya layanan televisi online di Internet.

Sumber :
https://doniavira.wordpress.com/author/doniavira/page/10/




Tugas1 (Television Digital dan Television Analog)

A.   Perbedaan Television digital (Digital Television, DTV) dengan Television Analog
Television digital merupakan televisi yang memiliki resolusi yang jauh lebih tinggi dari versi lama, tampilan gambar digital television berkontur lebih jelas dengan warna-warna yang lebih bagus serta memiliki jumlah pixel hingga lebih dari standar analog PAL yang digunakan. Sedangkan Television Analog merupakan mengkodean infomasi gambar dengan frekuensi dari sinyal. Seluruh sistem digital dapat dimasukkan ke analog.
Perbedaan diantara television digital dengan television analog yaitu terdapat pada saat penyiaran televisi terletak pada proses penerimaan gambar yang melalui sebuah pemancar, pada sistem analog semakin jauh dari stasiun pemancar televisi makan sinyal akan melemah dan saat penerimaan gambar menjadi buruk, jika sinyal sudah melemah maka gambar yang ditampilkan tidak jernih dan berbayang. Sedangkan pada television digital siaran gambar lebih jernih dibandingkan dengan television analog, television digital walaupun tidak mendapat sinyal dari pemancar tetapi siaran akan tetap jernih. TV digital memungkinkan pengiriman gambar dengan akurasi dan resolusi gambar tinggi, desain siaran TV digital ditunjukan pada kualitas gambar. Tujuan adanya television digital untuk melengkapi kekurangan yang terjadi pada penggunaan television analog.
B.   Cara Pemakaian Television Digital dan Television Analog ke User
Untuk pemakaian siaran TV digital untuk TV yang analog tidak terlalu mahal, hanya memasang sebuah antena dan kemudian kabel AV colokan ke TV. Jika ingin melihat television nasional melalui satelit dapat melihat TV digital, tidak harus HDTV (High Devinition Television) karena stasiun TV nasional masih menggunakan SDTV walaupun memancarkan secara digital melalui satelit. Untuk semua TV LCD dapat menerima signal digital tanpa alat tambahan karena sudah dilengkapi dengan receiver digital. Seperti diketahui untuk menangkap sinyal TV Digital tidak diperlukan antena khusus. Asalkan pesawat TV nya sudah dilengkapi tuner DVB-T2, cukup dengan menggunakan antena biasa yang lama, kitapun dapat menikmati siaran TV Digital. Bahkan kitapun dapat berkreasi sendiri membuat antena TV Digital tanpa harus membeli. Cukup banyak desain antena yang ada yang bisa kita buat sendiri. Kali ini kita ambil satu desain yang cukup populer yang mudah dibuat. Antena ini dinamakan Antena TV Digital gantungan baju (Digital TV Coat-Hanger Antenna). Dinamakan demikian karena bahan utamanya menggunakan kawat gantungan baju. Bisa juga digantikan dengan kawat tembaga yang diameternya +/- 2mm (AWG-12).
C.   Cara memproduksi Television Digital dan Television Analog
TV Analog biasanya terbatas pada ukuran di bawah 30 inci karena membuat ukuran layar lebih besar menimbulkan tantangan yang lebih besar tanpa keuntungan nyata dalam kualitas gambar. TV digital telah berkembang sejak mereka dibuat dan layar ukuran lebih dari 50 inci sekarang biasa. TV Digital akan sama apabila berada di radius yang sama. Dengan kualitas gambar dan warna yang dihasilkan jauh lebih bagus daripada televisi analog. Desain dan implementasi sistem siaran TV digital terutama ditujukan pada peningkatan kualitas gambar. Terdapat dua aspek yang berbeda dan memerlukan kompromi dalam hal ini. Pada satu sisi, teknologi TV digital memungkinkan pengiriman gambar dengan akurasi dan resolusi sangat tinggi, tetapi pada sisi lain memerlukan tersedianya kanal dengan laju sangat tinggi, mencapai belasan Mbps.

Sumber :