Kamis, 16 Juni 2016

Tugas Pengantar Web Science : Seminar

SEMINAR CREATIVE HEROES 2016
Pembicara :
1.    Reza Mustar - @Komikazer
2.    Marchella FP – Creator Generasi 90-an

Seminar dengan tema “Creative Heroes 2016 : Be a Hero With Your Creative Idea”. Dengan pembicara Reza Mustar yang akan membahas pengalaman di dunia komik yang di awali dengan sebuah menggambar komik, di kehidupan sehari-hari unik dibanding cerita fiksi. Serta dengan Marchella FP yang di isi mengenai Generasi era 90-an yang akan membuat semua orang bernostalgia lagi pada era 90-an. Selain itu juga akan berbagai kisah seru awal mula mereka berkarya hingga bisa konsisten bikin karya dan bahagiain 90-an, dan akan bercerita tentag karya komik yang realitis. Dengan era 90-an merupakan era transisi di mana imajinasi dan kehidupan social masih belum begitu tersentuh teknologi.


Diawali pembicara pertama oleh Reza Mustar yang akan bercerita kehidupannya yang merupakan seorang kartunis muda dan seniman komik strip bernama Komikazer yang aktif menampilkan karya-karya di media social. Komikazer merupakan sekumpulan komik strip yang berisi sebuah sindiran-sindiran tentang kehidupan social, ide awal pembentukan Komikazer menurut pengalaman pribadinya yang dulu diskriminasi kayak Hak Asasi Manusia, Ia ingin menunjukan ke orang lain kalau hal seperti itu ada di masyarakat. Visi Misinya mengangkat kehidupan sehari-hari. Reza Mustar mengangkat isu-isu kesehariannya yang sifatnya ringan di dalam komik yang Ia buat. Dengan hobi nya ini yang suka gambar dari kecil sejak berusia 4 tahun Ia menggambar di tembok Kakek nya dengan menggambar manusia. Sehingga, hobinya tersebut diseriusin sampai kuliah dengan mengambil jurusan Desain Grafis. Awalnya Ia bikin komik dalam bentuk print tahun 2000-an dengan menggunakan mesin fotokopi. Selain itu Reza Mustar pernah bikin merchandise dengan gambar ilustrasi komik karyanya. Dan Ia seriusin dengan ngomik menggunakan sosial media. Komik yang Ia buat bercerita lucu-lucuan yang nyeleneh tentang kehidupan Ia sehari-hari. Ia mengangkat cerita Matt Groening, kartunis The Simpsons yang bercerita tentang kekonyolan dalam kehidupan sehari-hari tapi dapat membuat daya Tarik dan mendunia. Dengan itulah keunikan tersebut membuat Ia mengangkat tentang keseharian. Adapun resiko dan kritik dari audiens di akun instagramnya, karena tidak semua orang pro sama pendapatnya. Ia menyikapi tidak menanggapi yang pro, dan kontra menurutnya yang seru, dengan tersebut membuat Ia tertarik memilih menggunakan social media untuk distribusi karyanya. Karena di social media akan terjadi komunikasi antara pembaca dan dengannya. Selain itu susah dan senangnya menjadi seniman. Untuk senangnya tentu karya nya dapat dinikmati sama orang banyak, dan tidak senangnya tidak ada karena Ia lebih nyaman daripada orang biasa yang harus kerja kantoran.
Selanjutnya pembicara kedua oleh Marchella FP yang merupakan creator generasi 90-an. Buku karya Marchella FP menjadi best seller took buku di Indonesia. Buku ini khususnya yang tumbuh pada tahun 90-an ke zaman tersebut dan mengenang masa kecil yang indah. Awal pembuatan bukunya tersebut Marchella hanya untuk melakukan Tugas Akhir untuk menyelesaikan studinya . Marchella merupakan mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual. Menurut Marchella rasanya saying membuat sebuah karya tidak bisa di kenang dan terbuang begitu saja. Dan dari situ idenya membuat sebuah karya buku Generasi 90-an, dan yang nantinya Marchella berniat untuk memperlihatkan ke anaknya nanti. Di bukunya ini akan menceritakan apa-apa yang berhubungan dengan tahun 90-an, dari kebiasaan tontonan, makanan, bacaan, dan semua keanekaragaman. Sebagai orang yang masa kecilnya ada di tahun 90-an membuat merasa seolah-olah terbawa kembali ke masa yang menyenangkan dan penuh dengan nostalgia. Saat membuat buku Generasi 90-an Marchella terinspirasi dari Dallas Clayton yang merupakan author sekaligus illustrator buku anak-anak. Buku clayton, selalu mengajatkan sisi realitis dalam mencapai setiap keinginan, dan mengajarkan bahwa harus selalu berusaha dalam mencapai sesuatu. Proses pembuatan buku yang Ia buat bisa terbilang singkat, sekitar enam bulan. Dan akhirnya dalam pembuatan tugas nya tersebut membuat Ia lulus dengan nilai yang memuaskan dan karyanya tentu menjadi National Best Seller.


SEMINAR RISE YOUR TECHNOPRENEUR DREAM’S
Pembicara :
1.     Jonathan Christian Susanto yaitu dari ASEAN Preneurs Indonesia, Young On Top Campus Ambasador.
2.     Tommy herdiansyah yaitu Founder of Code Margonda CEO PT.Tosha Komunikasi Indonesia.
3.     Pinta ginting yaitu Head Intelligent Security Solution PT. Nusantara Compnet Integrator.



Pada seminar kali ini mengenai “Rise Your Technopreneur Dream’s” yang akan membahas membuat starup. Pembicara yang pertama oleh Jonathan Christia Susanto. Untuk menjadi seorang technopreneur untuk membuat starup peluang kesempatan sangat besar bagi mahasiswa IT.Pemasaran di Indonesia besar, karena perkembangan penggunaan internet yang sangat melesat dan semakin bertambah. Pada tahun 2016 ini hampir setengah dunia menggunakan internet, dan MEA akan terselenggara yang membuat perusahaan di ASEAN,  menyebabkan ini banyak perusahaan asing yang ingin berinvestasi di Indonesia, dengan mendirikan beberapa perusahaan star up di Indonesia.
Pembicara kedua, oleh Tommy Herdiansyah yang membahas star up yang berkembang pada saat ini. Beliau memberikan contoh code Margonda. Code Margonda yang merupakan tampat bagi mahasiswa memberikan event dengan kurang lebih 40 orang dan bagi pekerja sebagai tempat bekerja. Berdasarkan data dalam penggunaan Internet di Indonesia 49% yang berkisar usia 18-25 tahun, 33,8% untuk usia 26-35, 14,5% pada usia 36-45 tahun,  2,4% usia 46-55 tahun, dan 0,2% usia 55-65 tahun. Penggunaan internet dominan atau lebih banyak oleh para pelajar.
Pembicara ketiga, oleh Pinta Giting yang membahas mengenai tentang Security Challenge in Technopreneurship yang sebelumnya sudah dirilis terlebih dahulu ke internet dan masih dilakukan sebuah uji coba security.


Jumat, 13 Mei 2016

Pengelolaan Web




A.        Institusi : W3C, IETF, ICANN
Internet diawali dari proyek ARPANET dan berkembang dari kolaborasi penelitian institusi militer dan pendidikan, namun infrastruktur dan teknologi internet saat ini bisa dikatakan bukan milik suatu institusi atau perorangan ataupun negara. Sekarang internet merupakan sebuah enterprise kolaboratif dan kolektif yang terbuka, ada sejumlah organisasi atau lembaga yang memiliki pengaruh terhadap perkembangan internet serta menjadi guide atas perkembangan internet dan web. Berikut merupakan kajian singkat tentang organisasi-organisasi pengelolaan web khususnya yang masih aktif hingga saat ini.
1.      W3C
World Wide Web Consortium (W3C) adalah organisasi dunia (internasional) yang mengatur standar World Wide Web (W3) atau dalam bahasa indonesia disebut Waring Wera Wanua. Organisasi ini berkomitmen dalam mengatur pengembangan web, yang terdiri dari 320 anggota dan didirikan pada Oktober 1994 sebagai gabungan antara Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan European Organization for Nuclear Research (CERN), dengan dukungan dari U.S. Defense Advanced Research Project Agency (DARPA) danEuropean Commission. Selain mengatur aturan pengembangan web, juga membuatt Web dapat diakses oleh semua user dan ikut melibatkan diri dalam dunia pendidikan. Beberapa standar hasil pengembangan ataupun rekomendasi  dari W3C antara lain HTML, CSS, XHTML, DOM, SOAP, XML, dan masih banyak lagi. Selain itu, Tim Berners-Lee adalah seorang penemu dari World Wide Web pada tanggal Oktober 1994 dan pada akhirnya diangkat menjadi ketua World Wide Web Consortium (W3C). W3C sendiri telah bekerja sama dengan organisasi lain yang melakukan standarisasi teknologi seperti Internet Engineering Task Force,Forum Wireless Application Protocols (WAP) dan Unicode Consortium.
2.      IETF

IETF (Internet Engineering Task Force ) merupakan sebuah organisasi yang menjaring banyak pihak (baik itu individual ataupun organisasional) yang tertarik dalam pengembangan jaringan komputer dan Internet. Organisasi ini diatur oleh IESG (Internet Engineering Steering Group), dan diberi tugas untuk mempelajari masalah-masalah teknik yang terjadi dalam jaringan komputer dan Internet, dan kemudian mengusulkan solusi dari masalah tersebut kepada IAB (Internet Architecture Board). Pekerjaan IETF dilakukan oleh banyak kelompok kerja (disebut sebagai Working Groups) yang berkonsentrasi di satu bagian topik saja, seperti halnya keamanan, routing, dan lainnya. IETF merupakan pihak yang mempublikasikan spesifikasi yang membuat standar protokol TCP atau IP. IETF dimulai bulan Januari 1985 sebagai pertemuan setiap triwulan para peneliti yang didanai pemerintah AS. Perwakilan dari vendor non-pemerintah diundang sejak pertemuan IETF 4 oktober pada tahun itu. Pada tahun 1992, Internet Society, yang merupakan masyarakat keanggotaan yang profesional, dibentuk dan dipindahkan ke IETF sebagai badan standar internasional independen. Misi dari IETF adalah untuk membuat kinerja Internet yang lebih baik dengan menghasilkan kualitas yang tinggi, teknis dokumen yang relevan yang mempengaruhi cara desain, penggunaan, dan mengelola Internet. Internet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board – IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL. Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian file (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui internet dimungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger dan Windows Live Messenger.
3.      ICANN

ICANN, singkatan dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada 18 September 1998 dan resmi berbadan hukum pada 30 September  1998. Organisasi yang berkantor pusat di Marina Del Rey, California ini ditujukan untuk mengawasi beberapa tugas yang terkait dengan Internet yang sebelumnya dilakukan langsung atas nama pemerintah Amerika Serikat oleh beberapa organisasilain, terutama Internet Assigned Numbers Authority (IANA).
B.        Pemerintahan : Hukum Privasi, Hukum Hak Cipta (Copyright)
1.      Hukum Privasi
Hukum Privasi merupakan hak pemegang hak cipta yang membatasi penggandaan tidak sah atau suatu ciptaan yang hak tersebut terbatas dan secara privasi hanya pada suatu lingkup tertentu serta biasanya menitikberatkan pada kepentingan perseorangan.
2.      Hukum Hak Cipta (Copyright)
Hak cipta (lambang internasional: ©, Unicode: U+00A9) adalah hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu. Pada dasarnya, hak cipta merupakan “hak untuk menyalin suatu ciptaan”. Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas. Hak cipta berlaku pada berbagai jenis karya seni atau karya cipta atau “ciptaan”. Ciptaan tersebut dapat mencakup puisi, drama, serta karya tulis lainnya, film, karya-karya koreografis (tari, balet, dan sebagainya), komposisi musik, rekaman suara, lukisan, gambar, patung, foto, perangkat lunak komputer, siaran radio dan televisi, dan (dalam yurisdiksi tertentu) desain industri. Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak cipta berbeda secara mencolok dari hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yang memberikan hak monopoli atas penggunaan invensi), karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya. Hukum yang mengatur hak cipta biasanya hanya mencakup ciptaan yang berupa perwujudan suatu gagasan tertentu dan tidak mencakup gagasan umum, konsep, fakta, gaya, atau teknik yang mungkin terwujud atau terwakili di dalam ciptaan tersebut. Sebagai contoh, hak cipta yang berkaitan dengan tokoh kartun Miki Tikus melarang pihak yang tidak berhak menyebarkan salinan kartun tersebut atau menciptakan karya yang meniru tokoh tikus tertentu ciptaan Walt Disney tersebut, namun tidak melarang penciptaan atau karya seni lain mengenai tokoh tikus secara umum. Di Indonesia, masalah hak cipta diatur dalam Undang-undang Hak Cipta, yaitu, yang berlaku saat ini, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002. Dalam undang-undang tersebut, pengertian hak cipta adalah “hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku” (pasal 1 butir 1).
      C.        Prinsip dan Serangan : Jaringan Kesetaraan (Netral), Sensor.
1.         Jaringan Kesetaraan (Netral)
Jaringan kesetaraan atau disebut juga netralitas jaringan secara garis besar menyatakan bahwa para pengguna internet harus mempunyai akses yang sama terhadap semua jenis informasi di internet, dan perusahaan-perusahaan yang menawarkan layanan internet tidak boleh memberikan prioritas kepada beberapa sumber-sumber atau tipe-tipe konten tertentu.Dalam sebuah pernyataan kebijakan mereka, pihak Google dan Verizon mengusulkan agar para pembuat kebijakan menerapkan prinsip-prinsip netralitas tersebut terhadap koneksi di wired saja tetapi tidak untuk koneksi wireless.Dengan kata lain, dengan HP atau dengan akses sambungan lain, para carrier seperti Verizon dan AT&T bisa menarik biaya dari perusahaan konten untuk layanan yang lebih cepat terhadap konsumen, atau seperti yang dikhawatirkan beberapa analis, mereka bisa memblok layanan-layanan tertentu sehingga tidak bisa mencapai pelanggan secara bersama-sama.Hal itu telah menimbulkan banjir reaksi, yang kebanyakan adalah reaksi negatif, dari kelompok-kelompok perusahaan-perusahaan Web dan advokasi konsumen. Dalam situasi paling ekstrem yang digambarkan oleh para penentang, dua model Internet bisa muncul—satu yang bersifat publik seperti yang sudah dikenal sekarang ini, dan satu lagi berbentuk swasta dengan sambungan yang lebih cepat dan biaya yang lebih tinggi.
2.         Sensor
Milyaran komputer saling terkoneksi membentuk internet dan tak seorangpun, baik itu pemerintah maupun badan tertentu yang dapat mengontrolnya. Tidak ada hukum di dunia maya ini, siapapun dapat meletakkan websitenya agar dapat diakses oleh siapapun didunia yang memiliki akses internet. Namun ada beberapa negara yang berpikir bahwa sumber informasi yang tak terbatas ini berbahaya bagi penduduknya. Beberapa negara yang melakukan pembatasan ini adalah China, Saudi Arabia, Bahrain, Kuba, Jordan, Tunisia, Burma, Singapura, Uzbekistan, Yaman, Kuwait, Vietnam, Syria, Iran, Uni Emirat Arab dan beberapa negara di Afrika serta Australia, Swiss dan Jerman.Tingkat sensor yang dilakukan juga beragam mulai dari pemblokiran DNS (Domain Name System) dari 2 situs Nazi di Jerman sampai dipekerjakannya 30 ribu orang untuk memblok ribuan situs, servis dan port dinegara China.
D.       Kasus Pada Syrian Internet Array
                            

       The Syrian Electronic Army (SEA), atau juga dikenal sebagai Syrian Electronic Soldiers, adalah kumpulan hacker komputer yang mendukung pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad. Menggunakan serangan denial of service, perusakan, dan metode lainnya, terutama menargetkan kelompok oposisi politik dan situs barat, termasuk organisasi berita dan kelompok hak asasi manusia. Tentara Elektronik Suriah adalah publik pertama, tentara maya di dunia Arab untuk secara terbuka melancarkan serangan cyber pada lawan-lawannya, meskipun sifat yang tepat dari hubungan dengan pemerintah Suriah tidak jelas. Serangan elektronik (peretasan) terhadap web site barat dapat menjadi salah satunya dan pembenaran untuk tindakan balasan ke pihak Suriah. Walau tidak dapat menjadi pembenaran untuk invasi militer, tapi hal ini dapat membuka front perang cyber secara besar-besaran, yang mungkin saja akan diakhiri oleh invasi militer. Hanya saja, perlu diamati dengan cermat pernyataan para pejabat anggota NATO di media, bahwa mereka cenderung kompak. Berbeda dengan kondisi tahun 2003, dimana struktur komando NATO terpecah, karena Perancis dan Jerman menentang invasi ke Irak, hal itu tidak terjadi pada kasus Suriah. Jika memang situasi semakin memanas, bukannya tidak mungkin NATO akan memutuskan invasi militer, seperti yang terjadi pada kasus Lybia. Di sisi lain, pihak Rusia dan China, sebagai anggota tetap dewan keamanan PBB, selalu secara tegas menolak setiap ide pihak barat untuk melakukan invasi militer. Hanya saja, apakah veto Rusia dan China bisa mencegah invasi, hal itu adalah tanda tanya besar. Veto mereka terbukti tidak efektif dalam mencegah invasi Amerika Serikat dan Inggris ke Irak pada tahun 2003. Satu hal yang perlu dicatat, bahwa jika memang akhirnya invasi terjadi, maka semua itu dimulai dengan perang cyber, yang sudah terjadi sejak tahun 2011. Bagaimanapun, kita semua tidak pernah setuju akan terjadinya perang, karena sudah pasti akan jatuh korban rakyat/sipil yang tidak berdosa. Meletakkan senjata dan maju ke meja perundingan selalu adalah solusi yang terbaik bagi semua pihak.




Sumber :
https://lindawati93.wordpress.com/2013/04/30/institusi-pengelola-internet-atau-web/
https://aswendy.wordpress.com/2014/04/23/pengelolaan-web/
https://fajarpram.wordpress.com/2014/05/07/intitusi-pengelolaan-internet-atau-web/


Rabu, 30 Maret 2016

Arsitektur Web dan Aplikasi Utama Web

A.      Arsitektur Web
Arsitektur Web merupakan struktur rancangan (desain) web agar dapat tersusun suatu informasi yang tepat (terorganisasi) dan mudah ditemukan isinya. Dimana struktur rancangan harus memenuhi beberapa aspek antara lain form, fungsi, navigasi, interface, interaksi, visual dan maksud informasi itu sendiri, yang akan dibangun dalam sebuah web. Website arsitektur akan datang dalam ruang lingkup stetika dan teori kritis dan kecenderungan ini dapat mempercepat munculnya web semantik dan web 2.0.  Kedua ini menekankan aspek struktur informasi. Strukturalisme adalah sebuah pendekatan untuk pengetahuan yang telah dipengaruhi sejumlah disiplin akademis termasuk estetika, teori kritis dan postmodernisme. Web 2.0, meibatkan user-generated content, mengarahkan perhatian arsitek website untuk aspek-aspek struktur informasi.
“Website Arsitektur” memiliki potensi untuk menjadi istilah yang digunakan untuk disiplin inteklektual mengatur konten website. “Web Desain”, dengan cara kontras menggambarkan tugas-tugas praktis, bagian-bagian grafis dan teknis, dari merancang dan menerbitkan sebuah situs web.
B.       Aplikasi Utama Web
Dalam rekayasa perangkat lunak, suatu aplikasi web (bahasa Inggris: web application atau sering disingkat webapp) adalah suatu aplikasi yang diakses menggunakan penjelajah web melalui suatu jaringan seperti Internet atau intranet. Ia juga merupakan suatu aplikasi perangkat lunak komputer yang dikodekan dalam bahasa yang didukung penjelajah web (seperti HTML, JavaScript, AJAX, Java, dll) dan bergantung pada penjelajah tersebut untuk menampilkan aplikasi.
Aplikasi web menjadi populer karena kemudahan tersedianya aplikasi klien untuk mengaksesnya, penjelajah web, yang kadang disebut sebagai suatu thin client (klien tipis). Kemampuan untuk memperbarui dan memelihara aplikasi web tanpa harus mendistribusikan dan menginstalasi perangkat lunak pada kemungkinan ribuan komputer klien merupakan alasan kunci popularitasnya. Aplikasi web yang umum misalnya webmail, toko ritel daring, lelang daring, wiki, papan diskusi, weblog, serta MMORPG.
            1.      (HTTP), HTML, Internet, Web Server, Browser, Transaction
a)      HTTP adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks,yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang. Pengembangan standar HTTP telah dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), yang berujung pada publikasi beberapa dokumen Request for Comments (RFC), dan yang paling banyak dirujuk adalah RFC 2616 (yang dipublikasikan pada bulan Juni 1999), yang mendefinisikan HTTP/1.1.
b)      HyperText Markup Language (HTML)
HTML adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah Penjelajah web Internet dan formating hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. 
HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa).
c)      Internet
Interconnection network (internet) adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung.Internet berasal dari bahasa latin "inter" yang berarti "antara". Internet merupakan jaringan yang terdiri dari milyaran komputer yang ada di seluruh dunia. Internet melibatkan berbagai jenis komputer serta topology jaringan yang berbeda. Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan, digunakan standar protokol internet yaitu TCP/IP. TCP bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan baik, sedangkan IP bertugas untuk mentransmisikan paket data dari satu komputer ke komputer lainya.
d)     Web Server
Web Server merupakan software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman - halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML
Macam - macam Web Server diantanya:
-          Apache Web Server - The HTTP Web Server
-          Apache Tomcat
-          Microsoft windows Server 2003 Internet Information Services (IIS)
-          Lighttpd
-          Sun Java System Web Server
-          Xitami Web Server
-          Zeus Web Server
e)      Browser
Brower adalah sebuah aplikasi perangkat lunak yang digunakan untuk menampilkan halaman Web. Microsoft Internet Explorer, Netscape Navigator, Mozilla adalah contohnya. Pendeknya untuk Web browser, merupakan aplikasi perangkat lunak digunakan untuk menemukan, mengambil dan juga menampilkan konten di World Wide Web, termasuk halaman Web, gambar, video dan file lainnya. Sebagai model klien / server, browser ini jangka klien pada komputer yang kontak server Web dan permintaan informasi. Browser saat ini adalah suite perangkat lunak yang berfungsi secara penuh yang dapat menafsirkan dan menampilkan halaman Web HTML, aplikasi, JavaScript, AJAX dan konten lainnya dijalankan pada server Web. Banyak browser menawarkan plug-in yang memperpanjang kemampuan browser sehingga dapat menampilkan informasi multimedia (termasuk suara dan video), atau browser dapat digunakan untuk melakukan tugas-tugas seperti konferensi video, untuk merancang halaman web atau menambahkan anti-phishing filter dan lain fitur keamanan untuk browser.
f)       Transaction
Dikembangkan oleh SAP, Internet Transaksi Server (ITS) adalah sebuah aplikasi sistem yang menandai upaya pertama oleh perusahaan untuk memperluas aplikasi bisnis ke Internet melalui browser Web. Hal ini dilakukan dengan pemrograman ITS untuk mengubah layar dalam perangkat lunak SAP ke dalam HTML, sehingga memungkinkan internet berbasis teknologi untuk berinteraksi dengan program perangkat lunak SAP. Digunakan sebagai komponen middleware, ITS memungkinkan sejumlah program SAP dalam kelompok / 3 R untuk mengakses Web. Karena sejumlah end-klien semakin mengandalkan komputasi jarak jauh, ITS dikembangkan untuk membantu para pelanggan memenuhi kebutuhan mereka. Dirancang untuk menghubungkan SAP dengan komunitas global melalui Internet, program ini telah berkembang secara efisien meneruskan software SAP ke Internet. Internet Server Transaksi memiliki kemampuan untuk menangani berbagai macam teknologi Web untuk mengakses aplikasi SAP. Menggunakan SAP GUI antarmuka, baik Transaksi Web dan SAP GUI untuk HTML adalah dua pilihan tersebut. Memanfaatkan RFC Protocol, Web Reporting, WebRFC dan Logika Arus ITS tiga opsi lain. Internet Aplikasi Komponen merupakan pilihan juga yang menggunakan tata letak berbasis template. Sementara teknologi masing-masing menggunakan pendekatan yang berbeda, ITS mampu berkomunikasi dengan teknologi masing-masing dan mentransfer informasi yang dihasilkan ke sebuah browser Web melalui ITS dan server Web.
           2.      User Generated Content, Blogs, Wikis, Folksonomies, Social Networks
a)      User Generated Content
User generated content atau biasa disingkat dengan UGC, atau dikenal juga dengan sebutan lain yaitu Consumer generated media atau biasa disingkat dengan CGM, atau selain itu juga bisa dikenal dengan sebutan lain lagi yaitu User created content atau biasa disingkat dengan UCC. UGC merujuk kepada berbagai tipe konten media yang tersedia untuk umum yang disediakan oleh end user.
Kemajuan teknologi web memungkinkan konten website tidak lagi dimonopoli oleh pengelola, melainkan dapat dibuat oleh para penggunanya. UGC merupakan salah satu ciri dominan Web 2.0. MediaWiki adalah salah satu contoh aplikasi web yang menyediakan fitur UGC.
b)      Blog
Blog atau mungkin yang bisa dikatakan web log merupakan suatu aplikasi web berisikan tulisan – tulisan yang diupload sebagai postingan pada sebuah halaman aplikasi web tersebut. Tulisan – tulisan yang diupload tersebut dapat diakses oleh seluruh pengguna internet yang memang sedang mencari tulisan dengan postingan terkait.
Blog sangat berfungsi, dari sekedar berbagi cerita atau pengalaman, tempat berdiskusi, mempublikasikan suatu acara, hingga mempromosikan sebuah produk (iklan). Tak jarang blog yang dimiliki oleh satu orang saja, misalkan blog untuk tempat diskusi, bisa jadi dimiliki oleh beberapa orang.
c)      Wiki
Wiki adalah sebuah situs berupa web yang mengizinkan para penggunanya untuk melakukan pengeditan dalam penggunaannya, misalnya menambah atau mengedit isi dari situs web tersebut.
Menurut Ward Cunningham, sebuah situs web merupakan wiki jika memiliki ciri-ciri berikut:
-       Wiki memungkinkan pengguna untuk mengubah sebuah halaman maupun membuat halaman baru dalam situs web, dengan menggunakan peramban web.
-       Wiki dapat menunjukkan keterkaitan antara sebuah halaman dengan halaman lainnya, menggunakan pranala dalam halaman.
-       Wiki mengundang pengunjung untuk ikut terlibat dalam membuat dan berkolaborasi yang membangun situs web tersebut.
d)     Folksonomies
Folksonomies adalah sebuah sistem atau metode yang digunakan untuk pengklasifikasian atau pembuatan atau pengaturan tag dalam melakukan pengkategorian konten. Tag tersebut adalah sebuah hyperlink yang akan mengarahkan anda pada sekumpulan kategori yang berhubungan dengan apa yang anda cari. Hyperlink tersebut tak selalu dalam bentuk teks, tetapi bisa juga dalam bentuk gambar.
e)      Social network
Social Networks atau yang sering dikenal juga dengan sebutan jejaring sosial, adalah suatu alat yang digunakan untuk saling keterhubungan / komunikasi antara satu individu dengan individu yang lainnya atau antara suatu organisasi dengan organisasi lainnya dalam lingkup dunia maya (situs jejaring sosial yang ada di internet. Social networks ini sangat bermanfaat karena bisa diakses dimana saja dan kapan saja, penggunanyapun tak mengenal usia serta status.
Sebenarnya penggunaan social networks sangatlah berguna, bahkan penting dijaman sekarang. Namun tak jarang yang menganggap bahwa penggunaan social networks ini tak berguna, padahal kalau sajakita tahu cara menggunakan dan menempatkan penggunaannnya dengan tepat pasti sangat berguna. Dari sini, kita bisa bertemu dengan teman – teman lama yang jauh untuk kita temui secara fisik, berkenalan dengan berbagai orang diluar sana dari lingkungan yang berbeda, berbagi pengalaman yang bisa menambah wawasan serta kemampuan kita.
           3.      Semantic Web Summary : XML, RDF, OWL, Microformats, Microdata
Sematic Web Summary
Pengertian Semantic Web (Web Semantik) atau Definisi Semantic Web adalah pengembangan dari World Wide  Web di mana makna semantik dari informasi di web didefinisikan, sehingga memungkinkan mesin untuk memprosesnya. Semantic Web berasal dari World Wide  Web Konsorsium dari Web sebagai media universal data, informasi, dan pertukaran pengetahuan. Semantic Web terdiri dari seperangkat prinsip-prinsip desain, kelompok kerja kolaboratif, dan berbagai teknologi. Beberapa elemen dari Semantic Web yang dinyatakan sebagai calon masa depan dan unsur-unsur lain dari Semantic Web disajikan dalam spesifikasi formal dimaksudkan untuk memberikan deskripsi formal konsep, istilah, dan hubungan dalam satu domain tertentu. Istilah Web Semantik itu sendiri diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web. Sekarang, prinsip web semantik disebut-sebut akan muncul pada Web 3.0, generasi ketiga dari World Wide Web. Bahkan Web 3.0 itu sendiri sering disamakan dengan Web Semantik. WebSemantik menggunakan XML, XMLS (XMLSchema), RDF, RDFS (Resources Description Framework Schema) dan OWL.
a)    XML
XML (Extensible Markup Language) adalah bahasa markup untuk keperluan umum yang disarankan oleh W3C (World Wide Web Consortium)  untuk membuat dokumen markup keperluan pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam. XML merupakan kelanjutan dari HTML (HyperText Markup Language) yang merupakan bahasa standar untuk melacak Internet.
b)   RDF
RDF (Resource Description Framework)adalah standar W3C  untuk mendeskripsikan Web resources, seperti title, author, modification date, content, dan copyright information dari Web page.
c)    OWL
OWL (Web Ontology Language) adalah salah satu bentuk ontology yang memang dirancang dengan tujuan untuk digunakan oleh aplikasi yang perlu memproses isi informasi ketimbang menampilkan informasi untuk konsumsi manusia. OWL merupakan rekomendasi W3C (World Wide Web Consortium) dalam penulisan ontology untuk web untuk web semantic. OWL dituliskan dalam syntax XML (eXtended Markup Language). Selain XML dalam OWL digunakan juga bahasa XMLS (XML Schema), RDF (Resource Description Framework) dan RDFS (RDF Schema) dan OWL itu sendiri.
         d)   Microformats
Microformats adalah salah satu cara menambahkan penandaan sederhana agar tiap data mudah terbaca oleh manusia seperti peristiwa, rincian kontak atau lokasi pada halaman web sehingga informasi di dalamnya dapat diekstraksi oleh perangkat lunak dan diindeks, dicari, disimpan, bertukaran-referensi, atau dikombinasi. Secara teknis, hal-hal tersebut adalah bagian dari penandaan semantik yang hanya menggunakan standar “Plain Old Semantic (X)HTML” (yaitu “POSH”) saja dengan nilai “rel” dan satu set penamaan-kelas yang umum. Mereka digunakan dengan terbuka dan tersedia, bebas bagi siapa saja.
e)    Microdata
Microdata adalah Spesifikasi HTML yang berbasisi WHATWG yang digunakan untuk sarang simentik pada konten di halaman web. Microdata membantu teknologi seperti mesin pencari dan web crawler lebih memahami informasi apa yang terkandung dalam halaman web, menyediakan hasil pencarian yang lebih baik. Microdata adalah upaya untuk menyediakan cara sederhana annotating elemen HTML dengan tag dapat dibaca oleh mesin daripada pendekatan serupa menggunakan RDFa dan Microformats.     
      Web Security
Web Security adalah tata cara mengamankan aplikasi web yg dikelola, biasanya yg bertanggung jawab melakukannya adalah pengelola aplikasi web tsb.
Berbicara mengenai masalah yang berkaitan dengan keamanan di dalam era digital tidak lepas dari 3 prinsip utama yaitu Confidentiality, Integrity, dan Availability atau lebih dikenal dengan nama CIA. Sama halnya ketika bergelut dengan keamanan (security) sebuah website, princip CIA sudah selayaknya dijadikan pedoman yang harus dipahami apabila ingin website kita lebih aman dan sulit untuk diserang.




Referensi :